by

Meski Tak Sepakat, UMK Kabupaten Tangerang di Putuskan Sama Dengan UMK Tahun 2020

Perdananews.com, Tangsel – Perundingan Besaran UMK antara Dewan Pengupahan Kabupaten Tangerang dengan pihak Disnakertrans Kabupaten Tangerang, pihak Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) serta pihak serikat pekerja/buruh digelar di kantor Disnakertrans Balaraja Kabupaten Tangerang, Jumat, 6 November 2020 Kemarin.

“Perundingan yang berkaitan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tangerang untuk tahun 2021, sudah selesai,” ungkap Arsadi, SE.MM Perwakilan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) cabang Citra Raya dihadapan massa buruh seusai menggelar rapat di kantor Disnakertrans Kabupaten Tangerang.

Seperti diketahui bersama berdasarkan pengalaman tiga atau empat tahun kebelakang terkait UMK di Kabupaten Tangerang antara Depekab, Serikat Buruh/pekerja dan pihak Apindo tidak pernah mengalami kesepakatan mengenai angka atau nilainya, kesepakatan UMK antara Serikat buruh/Pekerja dengan pihak Apindo ibarat air dengan minyak.

Dan terjadi lagi pada tahun ini, pada rapat kemarin pihak Apindo tidak mau memberi penjelasan mengenai besaranya, hanya mengatakan sama dengan tahun 2020.

Sedangkan dalam rapat tersebut unsur Serikat Pekerja/Buruh mengusulkan kenaikan upah minimum Kabupaten (UMK) Tangerang tahun 2021 sebesar 8,51% dari upah minimum Kabupaten (UMK) tahun 2020

Meskipun begitu rapat pleno memutuskan upah minimum kabupaten (UMK) Tangerang tahun 2021 sama dengan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2020 sesuai usulan pihak pengusaha (APINDO)

Disepakati rencananya rapat lanjutan pembahasan Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Tangerang tahun 2021 akan dilaksanakan 10 November 2020.

Comment

Kategori Terkait