by

Zoom Ver 5.0 Lebih Aman, Admin Meeting Bebas Pilih Server

Tangsel.perdananews.com – Aplikasi video meeting yang naik daun sejak pandemi global virus Covid-19, Zoom, meluncurkan versi baru.

Versi ini dikeluarkan untuk menjawab masalah keamanan yang sering ditudingkan pengguna aplikasi belakangan ini.

Dikutip dari Reuters, Kamis 23 April 2020, Zoom kini memiliki lebih dari 300 juta pengguna setiap hari.

Jumlah penggunanya melonjak 100 juta orang dalam 22 hari terakhir sejak mayoritas penduduk dunia harus bekerja dan belajar dari rumah untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Bersamaan dengan itu, aplikasi ini dihujani kritik dari pakar keamanan siber mengenai keamanannya.

Termasuk di antaranya masalah Zoombombing, yakni ketika tamu tak diundang masuk dalam rapat.

Gangguan ini membuat sejumlah perusahaan, maupun institusi pendidikan dan pemerintah di sejumlah negara berhenti menggunakan platform tersebut.

Menanggapi hal itu, Zoom mengatakan Zoom 5.0 telah diluncurkan.

Zoom, yang bersaing dengan Team milik Microsoft dan Webex milik Cisco, juga telah meluncurkan rencana 90 hari untuk meningkatkan keamanan aplikasi, dan telah menunjuk mantan kepala keamanan Facebook, Alex Stamos, sebagai penasihat.

Zoom mengaku telah melakukan beberapa perubahan pada antarmuka pengguna, termasuk menawarkan perlindungan kata sandi dan memberikan lebih banyak kontrol ke admin rapat untuk memeriksa peserta yang nakal.

Menanggapi kritik bahwa Zoom telah merutekan beberapa data melalui server China, perusahaan tersebut mengatakan admin rapat kini juga dapat memilih wilayah pusat data untuk rapat mereka.

Comment

Kategori Terkait