by

Jadwal Kelulusan dan Juknis Penulisan Ijazah 2020 Semua Jenjang Serta Contoh Blanko Ijazah 2020

Tangsel.perdananews.com – Ijazah menjadi hal terpenting bagi seseorang yang telah menyelesaikan tingkatan ilmu atau pelajaran. Ijazah menjadi sebuah dokumen pengakuan akan prestasi belajar dan atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan serta dapat dipergunakan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Ijazah menjadi sebuah dokumen yang harus dipersiapkan oleh satuan pendidikan ketika peserta didik telah memasuki masa kelulusan. Oleh sebab itu, dalam penulisan ijazah pada satuan pendidikan tertentu, hendaklah mengikuti petunjuk teknis penulisannya.

Hal ini perlu dilakukan mengingat jika terjadi kesalahan dalam penulisan ijazah pada blangko yang disiapkan, maka sekolah harus membuat surat keterangan salah dalam penulisan ijazah.

Juknis Penulisan Ijazah SD SMP SMA SMK tahun 2020 pada postingan ini diharapkan dapat membantu mencerahkan anda ketika anda di beri amanah sebagai penulis pada blangko Ijazah.

Setelah mempelajari juknis penulisannya, diharapkan juga dapat mengurangi kesalahan yang dilakukan.

Peraturan Sekretaris Jenderal Kemdikbud Nomor 5 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Sekretaris Jenderal Kemdikbud Nomor 2 tahun 2020 tentang spesifikasi teknis, bentuk, dan tata cara pengisian blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun Pelajaran 2019/2020 merupakan Juknis Penulisan Ijazah SD SMP SMA SMK yang terbaru.

Peraturan Sekretaris Jenderal (Persekjen) Nomor 5 tahun 2020 ini diterbitkan atas pertimbangan bahwa (a) ujian nasional dan uji kompetensi keahlian tahun pelajaran 2019/2020 telah dinyatakan batal dilaksanakan berdasarkan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, (b) berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, ketentuan mengenai spesifikasi teknis, bentuk, dan tata cara pengisian blangko ijazah pendidikan dasar dan pendidikan menengah tahun pelajaran 2019/2020 perlu dilakukan penyesuaian.
Dasar Hukum
Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916)
Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2019 tentang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 242)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2017 tentang Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 538)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ujian yang Diselenggarakan Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1590)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1673) Sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 45 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 124)
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 46 Tahun 2019 tentang Rincian Tugas Unit Kerja di Lingkungan kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 1728)
Selanjutnya pada Pasal 1 Peraturan Sekretaris Jenderal (Persekjen) Nomor 5 tahun 2020 menjelaskan bahwa beberapa ketentuan dalam Peraturan Sekretaris Jenderal Nomor 2 Tahun 2020 tentang Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran 2019/2020 diubah sebagai berikut:

  1. Ketentuan Pasal 7 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut.
    Tanggal kelulusan SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMK, SMALB, Program Paket A, Program Paket B, Program Paket C, atau sederajat ditetapkan secara nasional sebagai berikut:
    Kelulusan SD, SDLB, Program Paket A atau sederajat ditetapkan tanggal 15 Juni 2020.
    Kelulusan SMP, SMPLB, Program Paket B atau sederajat ditetapkan tanggal 5 Juni 2020.
    Kelulusan SMA, SMALB, SMK, Program Paket C atau sederajat ditetapkan tanggal 2 Mei 2020.
    Ketentuan tanggal kelulusan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) juga berlaku untuk SILN dan SPK.
    Kelulusan dituangkan melalui surat keterangan lulus dan ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat lain yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang.
    Surat Keterangan Lulus sebagaimana dimaksud pada ayat (3) mencantumkan rata-rata nilai ujian sekolah/rata-rata nilai ujian pendidikan kesetaraan
    Tanggal Penerbitan Ijazah paling cepat sama dengan tanggal kelulusan
  2. Ketentuan Lampiran 1 diubah sebagaimana tercantum dalam lampiran 1 yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan sekretaris Jenderal ini.
  3. Ketentuan lampiran II diubah sebagaimana tercantum dalam lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari peraturan sekretaris Jenderal ini.

Pasal II Peraturan Sekretaris Jenderal (Persekjen) Nomor 5 tahun 2020 ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Spesifikasi teknis dan bentuk blangko Ijazah
a. Spesifikasi Kertas dan Binkai

  1. Spesifikasi kertas Blangko Ijazah adalah sebagai berikut.
    Jenis : kertas berpengaman khusus (security paper);
    Ukuran : 21 cm x 29,7 cm;
    Berat : 150 gr/m² dengan toleransi ± 4 gr/m²;
    Tebal : 180 – 210 mikrometer;
    Opasitas : minimum 90%;
    Kecerahan : 80% dengan toleransi ± 5% (brightness);
    Bahan : pulp kayu kimia 100%;
    Warna : krem;
    Pengaman : tanda air lambang Garuda Pancasila sebar; dan
    Minutering :
    berupa serat berwarna merah kasat mata yang berpendar berwarna merah jika disinari dengan sinar ultra violet.
    berupa serat berwarna biru dan kuning tidak kasat mata yang berpendar berwarna biru dan kuning jika disinari dengan sinar ultra violet.
  2. Spesifikasi bingkai Blangko Ijazah adalah sebagai berikut:
    berbentuk persegi panjang vertikal
    lebar 1,5 cm dengan jarak 0,5 cm dari tepi kertas
    berbentuk ornamen
    kombinasi warna sebagai berikut:
    Merah (Pantone 206 U), kuning (Pantone 108 U), dan hitam (Pantone Black 6 U) untuk SD/SPK, SDLB, dan Program Paket A;
    Biru (Pantone 293 U), kuning (Pantone 108 U), dan hitam (Pantone Black 6 U) untuk SMP/SPK, SMPLB, dan Program Paket B;
    Abu-abu (Pantone 644 U), kuning (Pantone 108 U), dan hitam (Pantone Black 6 U) untuk SMA/SPK, SMALB, dan Program Paket C; dan
    Hijau (Pantone 620 U), kuning (Pantone 108 U), dan hitam (Pantone Black 6 U) untuk SMK.
    Latar Belakang Blangko Ijazah
    (1) Latar belakang Blangko Ijazah terdiri atas:
    a. latar belakang yang kasat mata; dan
    b. latar belakang yang tidak kasat mata.
    (2) Latar belakang yang kasat mata sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a berupa logo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada bagian tengah Blangko Ijazah.
    (3) Latar belakang yang tidak kasat mata sebagaimana dimaksud angka 1 huruf b terdiri atas:
    Blok pada logo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang memendar berwarna biru apabila disinari sinar ultra violet gelombang panjang;
    Tulisan berkontur/Outline pada bagian bawah tengah, menggunakan tinta yang memendar berwarna kuning apabila disinari sinar ultra violet gelombang panjang dan berwarna merah jika disinari sinar ultra violet gelombang pendek;
    tanda pengaman dua dimensi yang diletakkan pada ornamen sudut kiri atas yang apabila ditempel dengan film raster khusus akan tampak logo Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, apabila dibalik/diputar akan tampak kata “DIKDASMEN” untuk Satuan Pendidikan;
    tanda pengaman dua dimensi yang diletakkan pada ornamen sudut kanan atas yang apabila ditempel dengan film raster khusus akan tampak Lambang Negara Garuda Pancasila dan apabila dibalik/diputar akan tampak angka “2020”;
    pengaman anti-copy bergradasi warna dan mengandung pesan tersembunyi di dalamnya berupa kata “COPY” dengan tampilan yang apabila direproduksi/dipindai (scan)/difotokopi, terdapat pada ornamen kanan bagian bawah; dan
    tanda pengaman tambahan yang hanya diketahui oleh penyedia barang/jasa dan tidak boleh diletakkan atau tumpang tindih pada Lambang Negara Garuda Pancasila.
    Konten Blangko Ijazah
  3. Blangko Ijazah memuat sebagai berikut.
    Lambang Negara Garuda Pancasila yang terletak dalam lingkaran dengan diameter 20 mm menggunakan tinta kasat mata yang memendar berwarna merah apabila disinari ultra violet (visible to invisible);
    teks “KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA”, berwarna hitam (Pantone Black 6 U) menggunakan huruf Arial kapital ukuran 14 point;
    teks ” I J A Z A H ” berwarna hitam (Pantone Black 6 U) menggunakan huruf Garamond Bold kapital ukuran 18 point yang ditulis berjarak 1 spasi antar hurufnya dan menjadi tidak kasat mata/transparan apabila dilihat melalui lampu/kamera infrared (IR transparant ink);
    teks berikut ini contoh berwarna hitam (Pantone Black 6 U) menggunakan huruf Arial Black kapital dengan ukuran 14 point:
    SEKOLAH DASAR
    SEKOLAH DASAR LUAR BIASA
    SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
    SEKOLAH MENENGAH PERTAMA LUAR BIASA
    SEKOLAH MENENGAH ATAS
    SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA
    SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
    PROGRAM 3 TAHUN/PROGRAM 4 TAHUN
    PENDIDIKAN KESETARAAN PROGRAM PAKET A
    PENDIDIKAN KESETARAAN PROGRAM PAKET B
    PENDIDIKAN KESETARAAN PROGRAM PAKET C
    teks jenis program untuk SMA dengan kurikulum 2006 bewarna hitam (Pantone Black 6 C) menggunakan huruf Arial kapital ukuran 13 point sebagai berikut:
    PROGRAM ILMU PENGETAHUAN ALAM
    PROGRAM ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
    PROGRAM BAHASA
    teks jenis peminatan untuk SMA dengan kurikulum 2013, berwarna hitam (Pantone Black 6 C), menggunakan huruf Arial ukuran 13 point sebagai berikut:
    PEMINATAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
    PEMINATAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
    PEMINATAN BAHASA DAN BUDAYA
    teks untuk Program/Peminatan SPK dikosongkan;
    teks “Program Studi Keahlian”, “Kompetensi Keahlian” untuk SMK dengan kurikulum 2006 berwarna hitam (Pantone Black 6 C), menggunakan huruf Arial ukuran 13 point;
    teks “Program Keahlian”, “Kompetensi Keahlian” untuk SMK dengan kurikulum 2013 berwarna hitam (Pantone Black 6 C), menggunakan huruf Arial ukuran 13 point;
    teks isi Blangko Ijazah untuk jenjang SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, SMALB, SMK dan Pendidikan Kesetaraan bewarna hitam (Pantone Black 6 C), menggunakan huruf Arial ukuran 11 point;
    teks “ILMU PENGETAHUAN ALAM/ILMU PENGETAHUAN SOSIAL”, untuk Paket C berwarna hitam (Pantone Black 6 C) menggunakan huruf Arial kapital ukuran 13 point;
    teks “LULUS” berwarna hitam menggunakan huruf Arial Bold kapital ukuran 18 point dan menjadi tidak kasat mata/transparan apabila dilihat melalui lampu /kamera infrared (IR transparant ink);
    teks “TAHUN PELAJARAN 2019/2020”, berwarna hitam (Pantone Black 6 C), menggunakan huruf Arial ukuran 11 point; dan
    kode penerbitan, kode jenjang pendidikan, kode Satuan Pendidikan, dan kode kurikulum berwarna hitam menggunakan huruf Arial ukuran 14 point.
    Nomor dan Kode Ijazah
    Nomor Ijazah SD, SMP, SMA, dan SMK pada bagian bawah halaman depan mencakup kode penerbitan, kode jenjang pendidikan, kode Satuan Pendidikan, kode kurikulum, dan nomor seri (nomorator).
    Nomor Ijazah SDLB, SMPLB, dan SMALB pada bagian bawah halaman depan mencakup kode penerbitan, kode jenjang pendidikan, kode satuan pendidikan, kode kurikulum, dan nomor seri
    (nomorator)
    Nomor Ijazah SPK pada bagian bawah halaman depan mencakup kode penerbitan, kode jenjang pendidikan, kode Satuan Pendidikan, kode kurikulum, dan nomor seri (nomorator).
    Nomor Ijazah Pendidikan Kesetaraan pada bagian bawah halaman depan mencakup kode penerbitan, kode jenjang pendidikan, dan nomor seri (nomorator).
    Kode penerbitan terdiri dari:
    Kode DN untuk Ijazah yang diterbitkan oleh sekolah di dalam negeri, diikuti dengan nomor urut kode provinsi, kecuali SDLB, SMPLB, SMALB dan SMK. Nomor urut kode provinsi sebagai berikut:
    1) DN-01 = Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta;
    2) DN-02 = Provinsi Jawa Barat;
    3) DN-03 = Provinsi Jawa Tengah;
    4) DN-04 = Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta;
    5) DN-05 = Provinsi Jawa Timur;
    6) DN-06 = Provinsi Aceh;
    7) DN-07 = Provinsi Sumatera Utara;
    8) DN-08 = Provinsi Sumatera Barat;
    9) DN-09 = Provinsi Riau;
    10) DN-10 = Provinsi Jambi;
    11) DN-11 = Provinsi Sumatera Selatan;
    12) DN-12 = Provinsi Lampung;
    13) DN-13 = Provinsi Kalimantan Barat;
    14) DN-14 = Provinsi Kalimantan Tengah;
    15) DN-15 = Provinsi Kalimantan Selatan;
    16) DN-16 = Provinsi Kalimantan Timut;
    17) DN-17 = Provinsi Sulawesi Utara;
    18) DN-18 = Provinsi Sulawesi Tengah;
    19) DN-19 = Provinsi Sulawesi Selatan;
    20) DN-20 = Provinsi Sulawesi Tenggara;
    21) DN-21 = Provinsi Maluku;
    22) DN-22 = Provinsi Bali;
    23) DN-23 = Provinsi Nusa Tenggara Barat;
    24) DN-24 = Provinsi Nusa Tenggara Timur;
    25) DN-25 = Provinsi Papua;
    26) DN-26 = Provinsi Bengkulu;
    27) DN-27 = Provinsi Maluku Utara;
    28) DN-28 = Provinsi Kepulauan Bangka Belitung;
    29) DN-29 = Provinsi Gorontalo;
    30) DN-30 = Provinsi Banten;
    31) DN-31 = Provinsi Kepulauan Riau;
    32) DN-32 = Provinsi Sulawesi Barat;
    33) DN-33 = Provinsi Papua Barat; dan
    34) DN-34 = Provinsi Kalimantan Utara.
    Kode LN untuk Ijazah yang diterbitkan oleh SILN (tanpa kode Negara).
    Kode Jenjang Pendidikan meliputi:
    D untuk Pendidikan Dasar;
    M untuk Pendidikan Menengah;
    PA untuk Pendidikan Kesetaraan Paket A;
    PB untuk Pendidikan Kesetaraan Paket B; dan
    PC untuk Pendidikan Kesetaraan Paket C.
    Kode Satuan Pendidikan meliputi:
    SD untuk SD,
    SDLB untuk SDLB;
    SMP untuk SMP;
    SMPLB untuk SMPLB;
    SMA untuk SMA;
    SMALB untuk SMALB; dan
    SMK untuk SMK.
    Kode kurikulum meliputi:
    06 untuk SD, SMP, dan SMA kurikulum 2006;
    13 untuk SD, SMP, dan SMA kurikulum 2013;
    06-3 untuk Ijazah kurikulum 2006 SMK Program 3 Tahun;
    06-4 untuk Ijazah kurikulum 2006 SMK Program 4 Tahun;
    13-3 untuk Ijazah kurikulum 2013 SMK Program 3 Tahun; dan
    13-4 untuk Ijazah kurikulum 2013 SMK Program 4 Tahun.
    TATA CARA PENGISIAN BLANGKO IJAZAH
    Tata Cara Pengisian Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB adalah sebagai berikut:
  4. Petunjuk Umum Pengisian Blangko Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB sebagai berikut.
    Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB diterbitkan oleh Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
    Terdapat tiga jenis Ijazah, yaitu: Ijazah untuk sekolah yang menggunakan kurikulum 2006, Ijazah untuk sekolah yang menggunakan kurikulum 2013, dan Ijazah untuk SPK dengan kode Blangko dapat dilihat pada persekjen no 5 tahun 2020
    Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang.
    Ijazah Satuan Pendidikan diisi oleh panitia penulisan Ijazah yang dibentuk dan ditetapkan oleh Kepala Sekolah.
    Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca, menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus.
    Jika terjadi kesalahan dalam pengisian Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus, melainkan harus diganti dengan Blangko Ijazah yang baru, untuk itu perlu kehati-hatian dalam penulisan.
    Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang.
    1) Setelah seluruh pengisian Blangko Ijazah selesai, Ijazah yang salah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan.
    2) Proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh Satuan Pendidikan, yang disaksikan oleh Kepala Sekolah dan pihak kepolisian.
    3) Berita acara pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana dimaksud angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh kepala sekolah dan pihak kepolisian.
    Sisa Blangko Ijazah SD dan SMP yang terdapat di Satuan Pendidikan, diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan kabupaten/kota atau pejabat yang mewakili.
    Sisa Blangko Ijazah SMA, SDLB, SMPLB, dan SMALB yang terdapat di sekolah, diserahkan kembali ke dinas pendidikan provinsi atau melalui cabang dinas pendidikan provinsi sesuai dengan kewenangannya yang ditetapkan oleh dinas pendidikan provinsi, dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh kepala sekolah dan dinas pendidikan provinsi atau kepala cabang dinas pendidikan provinsi.
    Sisa Blangko Ijazah SD dan SMP yang terdapat di dinas pendidikan kabupaten/kota dapat dimusnahkan setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak jadwal pengisian ijazah dengan mekanisme:
    1) seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
    2) proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota, yang disaksikan oleh pejabat dinas pendidikan kabupaten/kota dan pihak kepolisian
    3) berita acara pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana dimaksud angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh pejabat dinas pendidikan kabupaten/kota dan pihak kepolisian.
    Sisa blangko ijazah SMA, SDLB, SMPLB, dan SMALB yang terdapat di dinas pendidikan provinsi dapat dimusnahkan setelah 3 (tiga) bulan terhitung sejak jadwal pengisian ijazah dengan mekanisme:
    1) seluruh sisa Blangko Ijazah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan;
    2) proses pemusnahan Blangko Ijazah dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi, yang disaksikan oleh pejabat dinas pendidikan provinsi dan pihak kepolisian; dan
    3) berita acara pemusnahan Blangko Ijazah sebagaimana dimaksud angka 1) dan angka 2) di atas, ditandatangani oleh pejabat dinas pendidikan provinsi dan pihak kepolisian.
    Dalam hal terdapat kesalahan penulisan dalam Ijazah setelah sisa Blangko Ijazah dimusnahkan, maka dapat melakukan perbaikan dengan menerbitkan surat keterangan oleh Kepala Satuan Pendidikan yang bersangkutan.
    Satuan pendidikan, dinas pendidikan kabupaten/kota/ provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik ijazah yang sah dengan alasan apapun.
    Siswa pemilik Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB yang sudah pindah domisili, dapat mengambil Ijazah ke satuan pendidikan yang menerbitkan
    Demikianlah informasi mengenai Juknis Penulisan Ijazah SD SMP SMA SMK tahun 2020, semoga dapat bermanfaat buat semua.

Comment

Kategori Terkait