by

621 Jamaah Tangsel Gagal Berangkat Umrah

Tangsel.perdananews.com

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan sebut terdapat 621 jamaah umrah yang tertunda perjalanan ibadahnya menuju kota Madinah dan Makkah, Arab Saudi. 

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rozak mengatakan para jamaah yang tertahan itu terjadwal pada pemberangkatan kloter Maret 2020. 

“Untuk Tangsel sendiri seperti data yang masuk di Kemenag Tangsel sesuai dengan surat rekomendasi umrah pembuatan paspor yang kita keluarkan itu sebanyak 621 jamaah umrah asal Kota Tangsel,” kata Abdul saat ditemui di kantornya, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (9/3/2020).

Baca Selanjutnya:VIDEO: Bukan Cuma Tilang, Pelaku Modifikasi Truk ODOL Terancam Hukuman PenjaraX

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang Selatan sebut terdapat 621 jamaah umrah yang tertunda perjalanan ibadahnya menuju kota Madinah dan Makkah, Arab Saudi. 

Kepala Kantor Kemenag Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Abdul Rozak mengatakan para jamaah yang tertahan itu terjadwal pada pemberangkatan kloter Maret 2020. 

“Untuk Tangsel sendiri seperti data yang masuk di Kemenag Tangsel sesuai dengan surat rekomendasi umrah pembuatan paspor yang kita keluarkan itu sebanyak 621 jamaah umrah asal Kota Tangsel,” kata Abdul saat ditemui di kantornya, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Senin (9/3/2020).

Sementara itu, Ia tak menampik akan banyaknya aduan jamaah yang telah diterima Kemenang Kita Tagerang Selatan. 

Ia meyakini jamaah bakal diberangkatakan sepasca pemerintah Arab Saudi menyudahi kebijakan larangan masuk ke wilayah negaranya. 

“Sudah berkali-kali (lapaoran masuk). Ada yang telepon, whatsapp, datang dan lain sebagainya. Kita jelaskan ini sifatnya sementara dan hak-hak jamaah tidak akan ada yang berkurang,” jelas Abdul.

“Karena itu menjadi tanggung jawab pihak biro perjalanan. Nanti kita akan pantau, setelah dibuka kita akan awasi travel-travel itu mereka harus dan wajib memberangkatkan,” sambungnya. 

Sebelumnya, Kerajaan Arab Saudi menangguhkan sementara perjalanan ke negaranya pasca merebaknya virus COVID-19 atau corona.

Hal itu menyebabkan sejumlah perjalanan ibadah umrah dari Indonesia dihentikan dalam waktu yang belum ditentukan.

Comment

Kategori Terkait